Main Article Content

Abstract

Abstrak

Tujuan studi adalah mengkaji fenomena tindak kekerasan di kalangan siswa SMA/SMK dan faktor-faktor penyebab terjadinya tindak kekerasan siswa tersebut. Studi menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data terutama melalui wawancara mendalam kepada pelaku atau korban tindak kekerasan di kalangan siswa, guru, unsur dinas pendidikan setempat, dan pihak kepolisian yang menangani kasus tindak kekerasan terkait. Hasil mengungkapkan terdapat tiga pola tindak kekerasan yang dilakukan siswa SMA/SMK, yaitu tindak kekerasan antar kelompok siswa pada satu sekolah, tindak kekerasan siswa antar sekolah, dan tindak kekerasan oleh kelompok pertemanan (gang). Terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi tindak kekerasan siswa, namun kesetiakawanan kelompok merupakan faktor dominan yang melatarbelakangi tindak kekerasan siswa SMA/SMK.

 

Abstract

The purpose this study is to analize phenomena of violence among SMA/SMK students and factors that related to student violence. The study used a qualitative approach that is implemented the day case study method. Data collected primarily through in-depth interviews to the perpetrators or victims of the violence among students, teachers, local education office staf, and the police who handle cases of violence related. The study revealed that there are three patterns of violence committed by SMA/ SMK students. They are is, the violence between groups of students of a school, violence students between school violence, and acts of violence by a group of friends (alley). There are a number of factors that affect student violence, but the solidarity of the group is the dominant factor behind the violence of SMA /SMK students.


 

Keywords

Tindak kekerasan kenakalan remaja siswa SMK/SMA. violence juvenile delinquency students of SMK / SMA.

Article Details

References

  1. Asher, Jeff. A. 2006. Exploring the relationship between parenting styles and juvenile delinquency. Oxford: Miami University.
  2. Cahyo, Muhamad Noor. 2009. Keluarga Dan Kenakalan Remaja (Studi Tentang Penyimpangan Perilaku Remaja Di Kampung Gandekan Lor Yogyakarta). Skripsi: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  3. Detik.com, 2015, http://news.detik.com/berita/2834615/begini-brutalnya-penga-niayaan- siswa-sma-di-bantul-hanya-karena-tato.
  4. Jonaidi,dkk. 2013. Analisis Sosiologis Terhadap Perilaku Menyimpang Siswa Pada SMA Pembangunan Kabupaten Malinau.eJournal Sosiatri-Sosiologi Volume 1, Nomor 3. FISIP Universitas Mulawarman.
  5. Kartono, Kartini. 2003. Patologi Sosial 2 Kenakalan Remaja, cetakan ke-5. Jakarta: PT. Raja
  6. Grafinda Persada.
  7. Longshore, dkk. 2005. Self Control and Social Bonds : A Combined Control Perspective on Juvenile Offending.
  8. Macionis, John J. 2012. Sociology, 14thEdition. London: Pearson Prentice Hall Merdeka.com. 2015. http://www.merdeka.com/peristiwa/tawuran-siswa-wajah-siswa-smk-
  9. pgri-2-tangerang-dibacok.html
  10. Muncie, John. 2010. Youth and Crime, Second Edition. London: Sage Publication.
  11. Mustofa, Muhammad. 1998. “Perkelahian Masal Siswa antar Sekolah di Jakarta Selatan.â€
  12. Disertasi Universitas Indonesia, tidak diterbitkan.
  13. Nabila, Ismi Anisa.,dkk. 2012. Pengaruh Pemberian Pelatihan Asertifitas Terhadap Kecenderungan Kenakalan Remaja Pada siswa Kelas X SMK Bhinneka Karya Surakarta. Universitas Sebelas Maret Surakarta: Jurnal Prodi Psikologi.
  14. Nurrochsyam, Mikka Wilda. 2013. “Kresna Duta: Akar-akar Kekerasan dalam Pertunjukan Wayang.†Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.
  15. Nwamaka, Grace Ph.D. 2010. Influence Of Parenting Styles On Adolescent Delinquency In Delta Central Senatorial District. Edo Journal of Counselling Vol. 3, No. 1, 2010. Abraka: Delta State University.
  16. Poduthase, Henry. 2012. Parent-Adolescent Relationship And Juvenile Delinquency In Kerala, India: A Qualitative Studyâ€. Dissertation: The University of Utah.
  17. Santrock,J.W. 2003. Adolescence: Perkembangan Remaja (terjemahan). Jakarta: Erlangga.
  18. Suwarsi.2012. Hubungan Paparan media, penggunaan waktu luang, dan peran keluarga dengan perilaku kenakalan pada agregat remaja di SMA Negeri Sleman. Tesis: Universitas Indonesia.
  19. Tempo.com. 2013. http://metro.tempo.co/read/news/2013/11/20/083531130/ tawu ran-sekolah
  20. -jakarta-naik-44-persen.
  21. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.