Main Article Content

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keefektifan sekolah dilihat dari delapan standar nasional pendidikan. mengetahui tingkat ketecapaian keefektifan sekolah dilihat dari delapan standar nasional pendidikan dan mengetahui dari kedelapan standart nasional pendidikan butir mana disetiap standart yang masih perlu mendapatkan perhatian secara serius. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode survai yakni upaya mengumpulkan informasi dari responden yang merupakan contoh dengan menggunakan kuesioner yang terstruktur. Populasi dari penelitian ini adalah jumlah satuan pendidikan Sekolah Mengengah Pertama (SMP) sebanyak 349 sekolah yang bersatatus sekolah negeri yang menyebar di wilayah eks karesidenan Surakarta. Sampel diambil sebanyak 172 sekolah dengan pendekatan area probability sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuesioner tertutup dengan skala likert. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan pendekatan kuantitatif secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari standar isi; standar proses; standar kompetensi kelulusan; standar pendidikan dan tenaga kependididkan; standar sarana dan prasarana ; standar pengelolaan; standar pembiayaan; dan standar penilaian sudah cukup baik. Ketercapaian delapan standar nasional pendidikan seluruh sekolah sampel sudah mencapai tingkat yang cukup tinggi yakni di atas 90%, kendati masih ada beberapa dari sub butir standart yang masih perlu lebih diperbaiki

 

Abstract

Abstract: The aim of this research is to discover the school effectiveness seen from eight components of standards of national education. From these eight components, we will find out which components still need to be regenerated. This research is using survey method by structured questionnaire to gather information from respondents. The population is 349 Government Junior High Schools in a region of ex Surakarta Residence. Total of samples from population is 172 schools, using area probability sampling approach. To collect the data, we used closed questionnaire with Likert scale as the instrument. After all data collected, then we analyze it descriptively with quantitative approach. The result shown that all the components of standards of national education, including content standards; process standards; competence of graduates standards; educational standards and human resource standards; facilities standards; management standards; funding standards; and assesment standards are fairly good. The achievement of eight standards of national education from all sample schools already achieved high level, i.e. above than 90%. But still there are several sub components needs to be regenerated.

 

 

Keywords

keefektifan standar nasional pendidikan. effectiveness standards of national education

Article Details

References

  1. Balitbang Dikbud. 1995. Efisiensi Pengelolaan Pendidikan. Jakarta: Pusinfot Balitbang Dikbud.
  2. Ghozali, Imam dan Fuad. 2005. Structural Equation Modeling. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  3. Gibson, Ivancevich, Donnelly. 2000. Organizations, Behavior, Structures, Process. ten edition Boston Massachusetts: The McGrawhill Companies, Inc.
  4. Hadi, Sutrisno. 1994.Metodologi Research 2. Cetakan ke 15. Yogyakarta: Andi Offset.
  5. Kinicki, Kreitner . 2005. Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.
  6. Komariah, Aan dan Triatna, Cepi, 2005. Visionary Leadership Menuju Sekolah Efektif. Bandung: Bumi Aksara.
  7. Koontz, Harold & Weihrich, Heinz. 2004. Management. 11th Edition, Singapore: McGraw-Hill International.
  8. Koster, Wayan. 1999. Studi Korelasional antara Input Sekolah, Kepuasan Kerja Guru, Partisipasi Orangtua Siswa dan Iklim Sekolah dengan Hasil Pengajaran SLTP di Jakarta. Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta. Disertasi tidak dipublikasikan
  9. Mulyasa, E 2004, Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  10. Murni, Sylvia. 2007, Pengaruh Karakteristik Sekolah, Partisipasi Masyarakat (komite sekolah), Iklim Sekolah dan Kemampuan Manajemen terhadap Keefektifan Sekolah.Jakarta: Disertasi tidak dipublikasikan
  11. Newstrom dan Davis, 2002, Organizational Behavior, International Edition, New York: The McGraw Hill Companies.
  12. Oliva, P.F. 1985. Supervision for Today’s Schools.Second Edition. New York & London: Longman;
  13. Patricia C. Stetson dan Wm. Ray Heitzman. 2004. The Psychology of Learning and Teaching. New York: Arno Press
  14. Prokopenko, Joseph, 1987. Productivity Management: A Practical Handbook. Switcherland : International Labour Organization.
  15. Robbins, Stephen P. 2003, Essentials of Organizational Behavior, Seventh Edition, New Jersey: Upper Saddle River, Pearson Education Inc.
  16. Robbins, Stephen P. 2008. Organizational Behaviour: Concepts, Controversies, & Applications. 13th Edition, New Jersey:Prentice-Hall. Inc.
  17. Squires, Huitt, and Segars. 1983. Effective Scholl and Classrooms: Research and Best Perspective,Alexandria: Association for Supervision and Curricullum Development
  18. Scheerens. 1992. Effective Schooling; Research, Theory and Practice. London: Cassel
  19. Singarimbun, Masri dan Effendi, Sofian,1991, Metode Penelitian Survai. Jakarta:Penerbit LP3ES.
  20. Sugiyono, 2006. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
  21. Suwarto, FX. 1999. Perilaku Keorganisasian. Yogyakarta: Universitas Atmajaya.
  22. Townsend.1994. Effective Scholling for The Community. London: Rauledge.
  23. Yukl, Gary. 2005. Kepemimpinan dalam Organisasi. Edisi Kelima, Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.
  24. Kompas, 11 Juni 2016. Hasil UN Gambarkan Realitas