Main Article Content

Abstract

Penerapan kurikulum yang sesuai dengan kompetensi abad 21 telah dilakukan di Indonesia. Namun, hasil Program for International Students Assessment (PISA) tahun 2018 malah mengalami penurunan. Untuk itu, perlu dilakukan evaluasi terkait dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kegiatan mengajar guru dalam proses pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, sampai penutup. Metode penelitian yang digunakan adalah evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan sumber data berasal dari website resmi penyelenggara PISA. Data yang digunakan adalah hasil kuesioner yang dijawab oleh siswa Indonesia pada pelaksanaan PISA tahun 2018. Total jumlah responden sebanyak 12.098 siswa. Hasil evaluasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa (i) pelaksanaan kegiatan pendahuluan pada proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru pada umumnya dinilai sangat baik, khususnya ketika guru mengingatkan kembali materi yang telah diajarkan dan menyampaikan tujuan pembelajaran, (ii) pelaksanaan kegiatan inti pada proses pembelajaran khususnya pada kegiatan guru melakukan pembelajaran saintifik dinilai cukup, dan (iii) pelaksanaan kegiatan penutup pada proses pembelajaran khususnya ketika guru mendorong pengembangan metakognisi siswa dinilai cukup.

Keywords

kegiatan pembelajaran pendekatan saintifik metakognisi kegiatan pembelajaran pendekatan saintifik metakognisi

Article Details

Author Biography

Ikhya Ulumudin, Pusat Penelitian Kebijakan , Balitbang, Kemdikbud

Researcher

References

  1. Amin, I; Sukestiyarno, Y.L; Waluya, S.B; & Mariani,S. (2020). Kualitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Implementasinya dalam Pembelajaran Matematika SMA. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika). Volume 4 (1). Hal 125 -142.
  2. Ananta, M. E (2020). Problematika Pembelajaran Kontekstual Mata Pelajaran PKn. http://jurnal-online.um.ac.id/data/artikel /artikel4CB934514E34CEED210DB8EEA799175D.pdf. Diunduh 12 April 2020
  3. Downing, Kevin. (2010). Problem-Based Learning and Metacognition.†Asian Journal Education & Learning. Volume 1 (1). Hal 75–96.
  4. Holmes, K. P. & Holmes, S. V. (2011). Hierarchy for Effective Lesson Planning: A Guide to Differentiate Instruction Through Material Selection. International Journal of Humanities and Social Science, Volume 1 (19). Hal 144-151.
  5. Indriani, K. W. A. (2017). Analisis Kualitas Perancangan RPP dengan Menggunakan Kerangka Kerja ELPSA pada Focused Group Discussion di Kabupaten Sumbawa Barat. Jurnal Didaktik Matematika. Volume 4 (1), Hal 25-34.
  6. Jaedun, A., Hariyanto, V. L., & Nuryadin. (2014). An Evaluation of The Implementation of Curriculum 2013 at The Building Construction Department of Vocational High School in Yogyakarta. Journal of Education, Volume 7(1), Hal 14-22.
  7. Kemendikbud (2016). Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 22 Tahuan 2016 tentang Standar Proses.
  8. Latifa, I. S. (2017). The Analysis of Teachers’ Lesson Plan through Behavioral Objectives Theory. Journal of Advances in Social Science, Education and Humanities Research (ASSEHR), Volume 82 (9). Hal 6-11.
  9. Novianto, D., Dwikurnaningsih, Y & Saputri, T,S. (2019) Peningkatan Hasil Belajar Pembelajaran Tematik Melalui Pendekatan Pembelajaran Saintifik Model Contextual Teaching And Learning. Jinop (Jurnal Inovasi Pembelajaran), Volume 5 (1). Hal 6-16
  10. OECD (2019). PISA 2018 Results what students know and can do, volume I. Paris : OECD Publishing.
  11. OECD (2020). PISA 2018 Database https://www.oecd.org/pisa/data/2018database/. Di unduh 8 April 2020
  12. Parjono (2000) Konsepsi guru tentang belajar dan mengajar dalam perspektif belajar aktif. Jurnal Psikologi. Nomor 2 (1). Hal 73 – 83
  13. Safitri, P,T., Yasintasari, E., Putri, S,A,. & Hasanah, U. (2020). Analisis Kemampuan Metakognisi Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Model PISA. Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang. Volume 4 (1). Hal 11-21
  14. Sulastri (2018) Implementasi Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran PAI di SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 5 Kota Bandung. Jurnal Atthulab, Volume 3 (2). Hal 185-198
  15. Suraji, I., Wamugi & Nurkhamidi, A. (2013). Kemampuan guru MI yang bersertifikat pendidik dalam meyusun recana pembelajaran. Jurnal penelitian. Volume 10 (1). Hal 43 – 62.
  16. Taufik, R., Rivaie, W & Sulistyarni, (2013) Kemampuan guru menerapkan keterampilan bertanya pada pelajaran sosiologi di kelas XI. Jurnal Online Universitas tanjung pura. jurnal.untan.ac.id › index.php › jpdpb › article › di donwnload 12 April 2020
  17. Wirawan. (2016). Evaluasi: Teori, Model, Metodologi, Standar, Aplikasi dan Profesi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  18. Yustitia, Via. (2017). Kemampuan analisis mahasiswa PGSD terhadap tujuan pembelajaran dimensi kognitif pada mata kuliah perencanaan pembelajaran SD. Jurnal Scholaria. Volume 7 (1). Hal 83 – 93.
  19. Zuhaida, A (2017) Program Pembelajaran IPA Berbasis Masalah untuk Menumbuhkan Metakognisi Siswa MTS di Salatiga. Jurnal kependidikan dasar islam berbasis sains. Vol 2 (2). Hal 2-9.