Main Article Content

Abstract

Perilaku hidup sehat siswa SD di sekolah masih menjadi persoalan, terutama bagi SD-SD yang berada di sekitar pasar. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku hidup sehat siswa SD di sekolah sekitar pasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Respoden penelitian ini adalah siswa Kelas 4, 5, dan 6 SD di sekitar pasar. Pengambilan data dilakukan secara daring/online dengan kuesioner dalam format google form. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dan inferensial. Penelitian ini menemukan bahwa perilaku hidup sehat siswa SD di sekolah memiliki rata-rata skor 87,15 serta standar deviasi 12,004 dengan skor minimum 51,11 dan skor maksimum 114,35. Dengan rata-rata skor 87,15 berarti capaian perilaku hidup sehat siswa SD di sekolah rata-rata baru mencapai 75,13 persen dari skor maksimum ideal yang dapat dicapai. Banyak siswa SD (68,00 persen) yang berperilaku hidup sehat di sekolah dalam kategori sedang, sedangkan kategori tinggi dan rendah sama banyaknya, yakni 16,00 persen. Capaian perilaku hidup sehat di sekolah menunjukkan perbedaan pada masing-masing indikator perilaku hidup sehat siswa SD di sekolah sekitar pasar. Indikator menggunakan jamban sehat berada pada posisi terendah diikuti mencuci tangan menggunakan sabun, membuang sampah di tempat sampah, dan mengkonsumsi makanan dan minuman sehat. Rata-rata skor siswa laki-laki dan perempuan tidak berbeda secara signifikan. Rata-rata skor antar tingkat kelas (Kelas 4, 5, dan 6) berbeda secara signifikan. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa perilaku hidup sehat siswa SD di sekolah sekitar pasar belum memuaskan karena banyak siswa SD yang berperilaku hidup sehat di sekolah dalam kategori sedang. Indikator yang capaiannya belum baik adalah penggunaan jamban sehat dan mencuci tangan menggunakan sabun. Rata-rata skor antar tingkat kelas (Kelas 4, 5, dan 6) berbeda secara signifikan dengan skor tertinggi diperoleh siswa Kelas 4, kemudian kelas 5 dan 6.

Keywords

prilaku hidup sehat siswa SD pasar prilaku hidup sehat siswa SD pasar

Article Details

References

  1. Akhtar, H. (2018). Cara Membuat Kategorisasi Data Penelitian dengan SPSS. Semesta Psikometrika. https://www. semestapsikometrika.com/2018/07/ membuat-kategori-skor-skala-dengan-spss.html
  2. Alwisol. (2005). Psikologi Kepribadian (Revisi). Penerbit Universitas Muhammadiyah Malang.
  3. Aminudin, M. (2019). Puluhan Pelajar SD di Malang Keracunan Jajanan Sekolah. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4735004/puluhan-pelajar-sd-di-malang-keracunan-jajanan-sekolah. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4735004/puluhan-pelajar-sd-di-malang-keracunan-jajanan-sekolah
  4. Anshory, I., Yayuk, E., & E, D. W. (n.d.). Tahapan dan Karakteristik Perkembangan Belajar Siswa Sekolah Dasar (Upaya Pemaknaan Development Task). The Progressive and Fun Education Seminar. https:// publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/ handle/11617/7670/45.pdf?sequence=1
  5. Bergner, R. M. (2011). What is behavior? And so what? New Ideas in Psychology, 29.
  6. Bicard, S. C., & Bicard, D. F. (2012). Defining Behavior. https://iris.peabody.vanderbilt.edu/wp-content/uploads/2013/05/ICS- 015.pdf
  7. Efendi, R., & Syifa, J. N. A. (2019). Status Kesehatan Pasar Ditinjau dari Aspek Sanitasi dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) pada Pasar Ciputat dan Pasar Modern BSD Kota Tangerang Selatan. Jurnal Kesehatan Indonesia, Vol. 9(No. 3). https://doi. org/10.33657/jurkessia.v9i3.179
  8. Holahan, C. J. (1982). Environmental Psychology. Random House, Inc.
  9. Kementerian Kesehatan. (2011). Pedoman pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
  10. Kementerian Kesehatan. (2020). Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2019.
  11. Kurnianto, M. (2018). Jumlah Saksi Keracunan Susu di Tangerang Selatan Terus Bertambah. https://metro.tempo.co/read/1122548/jumlah-saksi-keracunan-susu-di-tangerang-selatan-terus-bertambah
  12. Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan&Ilmu Perilaku. Rineka Cipta.
  13. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 2269/MENKES/PER/ XI/2011 tentang Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
  14. Redaksi. (2019). Puluhan Siswa SD di Pandeglang Diduga Keracunan Jajanan di Sekolah.https://www.bantennews.co.id/puluhan-siswa-sd-di-pandeglang-diduga-keracunan-jajanan-di-sekolah/ https://www.bantennews.co.id/puluhan-siswa-sd-di-pandeglang-diduga-keracunan-jajanan-di-sekolah/
  15. Sari, N. I., Widjanarko, B., & Kusumawati, A. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sebagai Upaya untuk Pencegahan Penyakit Diare pada Siswa di SDN Karangtowo, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Demak. Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 4, Nomor 3.
  16. Soeparno, K., & Sandra, L. (2011). Social Psychology: The Passion of Psychology. 19(1).
  17. Surya, A., Sularmi, Istiyati, S., & Prakoso, R. F. (n.d.). Finding HOTS-Based Mathematical Learning In Elementary School Students. SHEs: Conference Series 1 (1) (2018).
  18. Taryatman. (2016). Budaya Hidup Bersih dan Sehat di Sekolah Dasar untuk Membangun Genersi Muda yang Berkarakter. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 3, Nomor 1. http://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/trihayu/article/view/731/413
  19. UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
  20. Wargo, J. (n.d.). The Physical School Environment: An Essential Component of a Health- Promoting School (Information Series on School Health, Document 2). The World Health Organization’s.
  21. Widodo, S., & Watiningsih, F. (2020). Peran Pasar Tradisional dan Pasar Kontemporer sebagai Karakteristik Bangsa dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Lingkungan Kota Tangerang Selatan. Ilmiah Feasible: Bisnis, Kewirausahaan & Koperasi, 2. No.1.