Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kasus kenakalan remaja serta perilaku negatif di kalangan remaja sehingga diketahui gambaran pola pendidikan karakter dalam mengatasi kenakalan remaja di Kabupaten Bangka Barat. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2019 dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif melalui survei. Jumlah sampel penelitian ditentukan berdasarkan teori Isaac and Michael dengan Significance Level 5%. Responden penelitian berjumlah 666 siswa yang berasal dari seluruh sekolah menengah. Analisis data menggunakan metode analisis deskritif terhadap instrumen penelitian yang berupa kuesioner. Diketahui kenakalan remaja yang mendapat penilaian negatif dari yang paling tinggi adalah: pergaulan bebas (17%), bullying (13%), keluar malam (11%), dan pacaran (10%). Perilaku seperti merokok (9%), bolos sekolah (7%), narkoba (5%), kekerasan (5%), mabuk (4%), tindakan pornografi (3%), melawan guru (3%), dan mencuri (2%) masih dalam kategori sedang dan rendah. Sebanyak 89% responden setuju bahwa pendidikan karakter dapat mengembangkan potensi siswa untuk berhati baik, perpikiran baik, dan bertindak baik sehingga perlu adanya kerja sama intervensi orang dewasa di sekitar remaja dan pembentukan kebiasaan dalam empat lingkungan yaitu lingkungan keluarga, teman
sebaya, sekolah, dan masyarakat.

Keywords

kenakalan remaja pendidikan karakter sekolah menengah kenakalan remaja pendidikan karakter sekolah menengah

Article Details

References

  1. Adisusilo, S. 2014. Pembelajaran Nilai Karakter. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  2. Asih, Martha Kurnia, Rachmad Djati Winarno, dan Lita Widyo Hastuti. 2012. “Hubungan Konformitas Teman Sebaya dan Keharmonisan Keluarga dengan Kenakalan Remaja Pada Anak Didik Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo.” PREDIKSI 1 (2): 189. http://journal.unika.ac.id/index. php/pre/article/view/270.
  3. Bazon, Marina Rezende, and Ruth Estevão. 2012. “Juvenile Criminal Behavior and Peers’ Influences: A Comparative Study in the Brazilian Context.” Universitas Psychologica 1 1 ( 4): 1 157–66. h ttp:// www.scielo.org.co/scielo.php?script=sci_ arttext&pid=S1657-92672012000400011.
  4. Bridges, K. M. Banham. 1927. “Factors Contributing to Juvenile Delinquency.” Journal of the American Institute of Criminal Law and Criminology 17 ( 4): 5 31. https:// doi.org/10.2307/1134348.
  5. Gunawan, Heri. 2012. Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.
  6. Hidayat, A (2012). Populasi dan Sampel: Pengertian Populasi Adalah? https://www. statistikian.com/2012/10/pengertian-populasi-dan-sampel.html
  7. Iqbal, Muh. 2014. “Penanggulangan Perilaku Menyimpang (Studi Kasus SMA Negeri 1 Pomalaa Kab. Kolaka Sulawesi Tenggara).” Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan 17 (2): 229–42. https://doi. org/10.24252/lp.2014v17n2a6.
  8. Jamaludin, Adon Nasrullah. 2015. Sosiologi Perkotaan. Bandung: Pustaka Setia.
  9. Kartono, Kartini. 2017. Kenakalan Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  10. Kemdikbud. 2018. “Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter Pada Satuan Pendidikan Formal.” ht tps://jdih.kemdikbud.go.id/arsip/ Permendikbud_Tahun2018_Nomor20.pdf.
  11. Kesuma, Dharma. 2011. Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  12. “Perda RPJM 2016-2021.” 2016.
  13. Prihardani, I. 2012. “Hubungan Antara Konformitas Geng dengan Kenakalan Remaja.” http://eprints.ums.ac.id/20365.
  14. Purnamasari, Lesti. 2018. “Akar Sebab Siklus Penyimpangan Pada Remaja: Penelitian Tentang Penyalahgunaan Minuman Beralkohol di Kalangan Remaja di Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes.” Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. http://digilib.uinsgd.ac.id/ id/eprint/13773.
  15. Saptono. 2011. Dimensi-dimensi Pendidikan Karakter Wawasan, Strategi Dan Langkah Praktis. Jakarta: Esensi.
  16. Soekanto, Soerjono. 2009. Peranan Sosiologi Suatu Pengantar, Edisi Baru. Jakarta: Rajawali Pers.
  17. Sudarsono. 2012. Kenakalan Remaja. Jakarta: Rineka Cipta.
  18. Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  19. ———. 2014. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
  20. Sumara, Dadan, Sahadi Humaedi, and Meilanny Budiarti Santoso. 2017. “Kenakalan Remaja Dan Penanganannya.” Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 4 (2). https://doi.org/10.24198/jppm.v4i2.14393.
  21. Suryadin, Asyraf. 2013. Lingkungan dan Folklor Masyarakat Bangka Belitung,” Folklor dan Folklife dalam Kehidupan Dunia Modern: Kesatuan dan Keberagaman. Edited Suwardi Endraswara dkk. Yogyakarta: Ombak.
  22. Syamsu, Yusuf LN, dan Nani M Sugandhi. 2013. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rajawali Pers.