Main Article Content

Abstract

This study aims to analyze the roles and strategies of the Lontar literacy community to introduce literacy culture to the wider community in the West Nusa Tenggara region. Primary data obtained through observation and interviews. Data analysis was carried out systematically by determining the sections and relationships between the data sections. The validity of the data is measured by triangulation and external audit. The results show that the Lontar Community has played its role by providing intensive coaching since 2017 at Taman Baca Masyarakat in two regencies that are tourist destinations, such as TBM Rinjani at the slopes of Rinjani, and the Perpustakaan Adat Bayan for this Traditional Village, North Lombok Regency. In this journey, the Community cooperates with all parties whose mission is to advance education. As for the strategy of spreading literacy culture, the Lontar Community utilizes public space as a place for reading books, scientific discussion and writing in the classroom, and uses social media for literacy campaigns.

Article Details

References

    Agusta, A.S. 2020. “Komunitas Baca Dalam Menyebar Virus Literasi: Perustakaan Jalanan DIY.” Jurnal Iqra’ 14, no. 1: 29–41.
    Al-Fadhil, Musa. 2016. “Mazhab Pendidikan Kritis: Proses Humanisasi Pendidikan.” Jurnal Mudarrisuna 6, no. 1: 33–52.
    Andina E. 2017. “Pentingnya Literasi Bagi Peningkatan Kualitas Pemuda.” Majalah Info Singkat Kesejahteraan Sosial 9, no. 21: 9–12.
    Anggraini, Siti. 2016. “Budaya Literasi Dalam Komunikasi.” Wacana 15, no. 3: 181–279.
    Apriansyah, Migi, Parlan, and Suardi Jasma. 2017. “Managemen (TBM) Pkbm Anraguta Kota Bengkulu.” Journal of Community Development 1, no. 1: 1–6.
    Aslan, Agus Setiawan, and Hifza. 2019. “Peran Pendidikan Dalam Merubah Karakter Masyarakat Dampak Akulturasi Budaya Di Temajuk.” Fenomena 11, no. 11–30.
    Astuti, Eka Zuni Lusi. 2019. “Gerakan Literasi Digital: Studi Pemberdayaan Pemuda Melali Program ISstem Informasi Potensi Kreatif Desa Di Kulon Progo.” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran Dan Dakwah Pembangunan 3, no. 2: 331–52.
    Creswell, J W. 2009. “Research Design Qualitative, Quantitatif Dan Mixed.” In Terjemahan, edited by Ahamad Fawaid, Edisi Keti. Jakarta: Pustaka Pelajar.
    Freire, Paulo. 2011. Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: Pustaka LP3ES.
    Haklev, Stian. 2008. “Mencerdaskan Bangsa: Suatu Pertanyaan Fenomena Taman Bacaan Di Indonesia.” University of Toronto.
    Hamzah, Amir. 2020. Metode Penelitian Kepustakaan: Kajian Filosofis, Aplikasi, Proses, Dan Hasil Penelitian. Malang: Literasi Nusantara.
    Hasanah, R. 2019. “Kearifan Lokal Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Sade Kabupaten Lombok Tengah.” Deskovi: Art and Design Journal 2, no. 1: 45–52.
    Herdiana, D, R Heriyana, and R Suhaerawan. 2019. “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Literasi Perdesaan Di Desa Cimanggu Kabupaten Bandung Barat.” Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 4, no. 4: 431–42.
    Irham, Alvin Muhammad. 2018. “Praktik-Praktik Kultural Dalam Mengembangkan Budaya Baca Pada Perpustakaan Komunitas Perpustakaan Jalanan Di Daerah Istimewa Yogyakarta.” Universitas Airlangga.
    Kalida, Muhsin. 2015. Capacity Building Perpustakaan. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
    Kian, Doantus Ara, Robertus M. Rayawulan, Yuliana Mberu, and Budhy B. Lily. 2018. “Makna Ruang Dalam Budaya Masyarakat Sikka.” Jurnal Arsitektur KOMPOSISI 12, no. 2: 105–16.
    Lestari, Dhini, and Slamet Subekti. 2019. “Peran Perpustakaan Jalanan Semarang Terhadap Pemberdayaan Masyarakat.” Jurnal Ilmu Perpustakaan 6, no. 3: 431–40.
    Manggeng, Marthen. 2005. “Pendidikan Yang Membebaskan Menurut Paulo Freire Dan Relevansinya Dalam Konteks Indonesia.” INTIM: Jurnal Teologi Kontekstual 8: 41–44.
    Marliana, N. Lia, and Sri Suhita. 2017. “Pengembangan Program Gerakan Literasi Sekolah Bagi Para Siswa SDN Cinyosog 01 Cileungsi.” Tuturan 6, no. 1: 762–70.
    Mochinski, Tony. 2008. Critical Pedagogy and the Everyday Classroom. New York: Springer.
    NS Sutarno. 2008. Membina Perpustakaan Desa. Jakarta: CV Sagung Seto.
    Pamungkas, Nabil Lintang. 2020. “Penyerahan Agenda Politik Pemerintah: Pengelolaan Kebijakan Smart Kampung Berbasis Society Kabupaten Banyuwangi.” Jurnal Transformative 6, no. 1: 48–71.
    Paramitha, S. 2017. “Lokal Perspektif Komunikasi Pariwisata Masyarakat Di Desa Sade Lombok.” Jurnal Visi Komunikasi 14, no. 4: 146–56.
    Permatasari, A. 2015. “Membangun Kualitas Bangsa Dengan Budaya Literasi.” In Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa UNIB 2015, 146–56.
    Ringo, R L S, and I G N P D Wirawan. 2020. “Strategi Komunikasi Stakeholder Dalam Pengembangan Wisata Baru Berbasis Alam Dan Budaya Pada Obyek Wisata Kuta Mandalika Lombok.” In Prosiding Seminar Nasional “kapitalisme Media Dan Komunikasi Politik Di Era Revolusi Industri 4.0, 46–53.
    Rohinah. 2019. “Re-Konsientisasi Dalam Dunia Pendidikan: Membangun Kesadaran Kritis Melalui Pemikiran Paulo Freire.” Jurnal Tarbiyah: Jurnal Ilmu Kependidikan 8, no. 1: 1–12.
    Sayuti, Suminto A. 2017. “Budaya Literasi, Martabat Bangsa, Dan Pengajaran Sastra.” In Seminar Nasional Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 2–10. Purworejo: Universitas Muhammadiyah Purworejo.
    Septemuryantoro, Syaiful Ade. 2020. “Potensi Akulturasi Budaya Dalam Menunjang Kunjungan Wisatawan Di Kota Semarang.” LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, Dn Budaya 16, no. 1: 75–94.
    Setyanto, Yugih, and Septia Winduwati. 2017. “Diseminasi Informasi Terkait Pariwisata Berwawasan Lingkungan Dan Budaya Guna Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan: Studi Pada Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat.” Jurnal Komunikasi 9, no. 2: 164–75.
    SuaraNTB. 2019. “Soal Minat Baca, NTB Peringkat 31 Nasional.” Suarantb.Com, 2019. https://www.suarantb.com/soal-minat-baca-ntb-peringkat-31-nasional/.
    Subarsono, AG. 2011. Analisis Kebijakan Publik: Konsep, Teori Dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
    Sujarwo, W, J M Bunyi, EP Lianos, and EP Ore. 2011. “Tourism Potential Assessment in the Watershed Area of the Wilde and Rote Weiberitz.” Germany.
    Sunjayadi, R. Achmad. 2018. “Akulturasi Dalam Turisme Di Hindia Belanda`.” Paradigma Jurnal Kajian Budaya 8, no. 1: 11–23.
    Supriatna, Neka Rusyda. 2018. “Bukan Hanya Tempat Mencari Informasi, Tetapi Tempat Berbagi Pengetahuan: Studi Kasus Di Perpustakaan Chandra Widodo.” Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan, Dan Kearsipan 20, no. 2: 87–95.
    Tulung, Freddy H. 2014. Berkomunikasi Di Ruang Publik: Implementasi Kehumasan Pemerintah. Indonesia: Direktorat Jenderal Informasi Dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi Dan Informatika RI. Kominfo.
    Warpala, I Wayan Sukra. 2019. “Pembelajaran Kontekstual: Sebuah Inovasi Penerapan Pendidikan Multikultural Dan Belajar Untuk Penemuan.” Edukasi: Jurnal Ilmu Pendidikan 3, no. 1: 21–27.
    Yanto, A, S Rodiah, and E Lusiana. 2016. “Model Aktivitas Gerakan Literasi Berbasis Komunitas Di Sudut Baca Soreang.” Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan 2, no. 1: 107–18.
    Yunus, Syarif. 2020. “Tidak Cukup Biaya, 70% Taman Bacaan Di Indonesia Bangkrut.” Kumparannews, 2020. https://m.kumparan.com/amp/syarif-yunus/tidak-cukup-biaya-70-taman-bacaan-di-indonesia-potensi-bangkrut/.